Cara Mudah Berternak Burung Lovebird

Posted on
Pasangan Burung Lovebird
lovebird jenis Euwing green dan violet

Cara Berternak Burung Lovebird – Banyak sekali orang yang mempunyai hobi memelihara dan beternak burung kicauan, jenis burung kicauan yang sudah banyak dikembang biakan di Indonesia diantaranya yaitu seperti burung anis, lovebird, kenari, kacer, murai batu, pleci dan masih banyak lagi jenis burung kicauan lainnya.

Dari sekian banyak jenis burung kicauan yang diternakan, pada artikel kali ini admin kicau manis akan coba menjelaskan cara berternak burung Lovebird untuk para pemula yang ingin belajar membudidayakan burung cantik ini. seperti yang telah kami jelaskan pada artikel sebelumnya, bahwa burung Lovebird merupakan jenis burung berukuran kecil yang memiliki warna bulu paling indah dibandingkan dengan jenis burung kicauan lainnya dan suara kicauannya pun cukup unik. Maka tak heran jika banyak para kicau mania yang ingin memelihara dan bahkan ternak burung Lovebird.

Selain dapat dijadikan sebagai penyalur hobi, ternyata berterbak burung Lovebird juga cukup menjanjikan untuk dijadikan sebagai peluang bisnis mengingat harga jual dari burung Lovebird cukup tinggi. Sebenarnya memelihara dan berternak burung Lovebird cukup mudah dilakukan, bahkan pada pemula pun tidak akan mengalami kesulitan dalam mempelajari cara berternak burung Lovebird yang baik dan benar.

Cara Berternak Burung Lovebird Bagi Pemula

Meskipun ternak burung Lovebird ini tidak begitu sulit, namun anda tetap membutuhkan pengetahuan dan kemampuan khusus untuk bisa membudidayakan burung ini. berternak burung Lovebird sendiri hampir sama dengan berternak jenis burung kicauan lainnya, sehingga mungkin dalam menjalaninya ada rintangan tersendiri dan mungkin faktor keberuntungan juga bisa menentukan.

Berikut ini beberapa hal penting yang harus sobat kicau mania perhatikan dalam berternak burung Lovebird bagi para pemula, yaitu :

  • Kandang
kandang lovebird
memilih kandang lovebird yang nyaman

Dalam memulai menternakan burung Lovebird ini, maka hal penting pertama yang harus anda perhatikan dan persiapkan yaitu kandang untuk berternak burung Lovebird. Dinding kandang ternak yang dibuat sebaiknya menggunakan bahan kawat, sedangkan pada bagian rangka kandangnya bisa menggunakan kayu atau besi siku dengan ukuran kandang idealnya yaitu berdimensi panjang 50 cm, lebar 50 cm dan tinggi kandang 50 cm. Pada kandang ini akan digunakan untuk menjodohkan sepasang burung Lovebird agar bisa segera bertelur.

Selain itu, siapkan juga sebuah kandang berukuran panjang 25 cm, lebar 25 cm dan tinggi 25 cm, jangan lupa untuk menempatkan satu buah tenggeran dari ranting kayu untuk digunakan sebagai tempat bertengger. Kandang ini nantinya akan digunakan untuk proses bertelur setelah pasangan burung Lovebird dikawinkan dan akan segera bertelur.

Jika anda memiliki budget lebih dan tidak ingin repot membuat kandang burung, maka anda bisa membeli kandang burung yang terbuat dari kawat berukuran besar yang bisa anda dapatkan dengan membelinya di toko pakan burung. Jangan lupa juga untuk membeli tempat pakan dan minum burung.

  • Memilih Indukan Burung Lovebird Sesuai Target yang diinginkan

Ketika anda sudah mempersiapkan kandang secara lengkap dengan tempat pakan dan air minumnya, maka pastikan bibir burung Lovebird yang akan anda ternakan sudah mapan. Untuk breeder biasanya para peternak yang sudah pengalaman memilih Lovebird jantan yang usianya lebih tua. Umumnya usia burung yang sudah siap produksi yaitu berusia 1 tahun ke atas, meski terkadang ada juga usia burung yang masih sekitar 8 bulan tetapi sudah mulai bertelur tetapi biasanya kualitas yang dihasilkan akan kurang optimal dan bahkan tidak jarang telur-telur yang dihasilkannya tidak menetas karena indukan burung Lovebird belum siap berproduksi.

Untuk indukan burung Lovebird yang sudah mapan, maka biasanya burung tersebut sudah siap dikawinkan dan akan sangat mudah sekali dalam penjodohannya. Begitu sebaliknya, jika usianya masih sangat mudah dan belum siap untuk dikawinkan, maka sobat kicau mania akan mengalami kesulitan dalan melakukan perjodohannya.

  • Memilih Materi Indukan Burung Lovebird Yang Berkualitas
Indukan PB PIED dan Violet
Indukan PB PIED dan Violet

Cara berternak burung Lovebird berikutnya yaitu dengan mempersiapkan bibit Lovebird berkualitas untuk dijadikan sebagai indukan. Proses pemilihan calon bibit indukan ini memang membutuhkan ketelitian dan kesabaran, karena untuk membedakan antara burung Lovebird jantan dan betinanya cukup sulit dan tidak terlihat dengan jelas, sehingga dapat membuat para pemula akan mengalami kesulitan untuk mengetahui jenis kelamin dari burung Lovebird yang akan di ternakannya.

Namun anda tidak perlu khawatir, cara paling mudah untuk membedakan Lovebird jantan dan betina bisa dilakukan dengan meraba bagian tulang supit atau tulang bagian belakangnya. Jika ujung tulang supitnya rapat dan runcing, maka dapat dipastikan bahwa burung tersebut berjenis kelamin jantan, sedangkan jika tulang supitnya agak renggang dan lebar, maka burung tersebut berjenis kelamin betina.

  • Tehnik Penjodohan Burung Lovebird Jantan Dan Betina

Langkah berikutnya yang harus sobat lakukan yaitu dengan melakukan tehnik penjodohan. Sebelum melakukan tahan penjodohan ini, pastikan anda sudah mempersiapkan sepasang burung lovebird jantan dan betina yang akan dikawinkan. Pada tahapan ini sebenarnya tahapan yang cukup sulit, karena pasangan burung Lovebird ini harus sudah cocok da berjodoh, karena jika tidak cocok kemungkinan besar keduanya tidak akan melakukan perkawinan.

jantan violet fc
jantan violet fc

Proses dalam mengkawinkan burung Lovebird harus dilakukan secara bertahap, pertama-tama sobat bisa menggantangkan kedua sangkar burung dirapatkan. Perhatikan tingkah keduanya, apakah pada keduanya terlihat ada chhemistri ingin bersatu atau tidak. Jika terlihat adanya chemistri, maka anda bisa memasukan kedua burung tersebut dalam satu kandang besar untuk dilakukan penjodohan.

Pastikan di dalam kandang perjodohan sudah disiapkan glodok untuk tempat bertelur. Proses penjodohan ini biasanya dapat berlangsung kurang lebih selama 2 minggu, setelah terlihat indukan burung Lovebird betina bertelur, maka segera keluarkan indukan burung Lovebird jantannya. Indukan betina biasanya akan menghasilkan telur sebanyak 4-6 butir telur, lalu indukan betina akan melakukan proses pengeraman yang berlangsung selama kurang lebih antara 21-23 hari.

  • Perawatan Anakan Lovebird
anakan lovebird
anakan lovebird

Setelah semua telurnya menetas, maka biarkan terlebih dahulu anakan bersama induknya selama kurang lebih 24 jam. Setelah itu, sebaiknya anda memisahkan anakan burung Lovebird tersebut dari induknya. Hal ini bertujuan untuk membua agar anakan burung Lovebird tersebut lebih produktif dan lebih jinak kepada manusia.

Selain itu, anda bisa memberikan anakan Lovebird pakan berupa bubur instan yang diseduh dengan air hangat. pastikan bubur tidak terlalu encer dan juga tidak terlalu kental. Jenis bubur yang bisa anda berikan yaitu bubur yang biasa diberikan kepada bayi sebagai makanan pandamping ASI.

Seiring bertambah usia anak burung Lovebird tersebu, maka tingkatkan kekentalan pada pakan yang diberikan. Cara memberikan pakan kepada anak burung Lovebird berbeda dengan jenis burung lainnya, cara yaitu dengan melolohnya menggunakan suntikan ke dalam mulutnya sedikit demi sedikit. Sedangkan waktu pemberian pakan sebaiknya dilakukan 4 jam sekali dan pelolohan ini dapat dilakukan sampai anakan burung bisa makan sendiri.

Selama melakukan perawatan, sebaiknya anda sembil mengajaknya bermain dan bersiul agar anakan burung Lovebird ini bisa jinak.

Bagaimana, cukup mudah bukan?

Semoga artikel mengenai cara berternak burung Lovebird dengan mudah yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan dan pengetahuan sobat kicau mania sekalian.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Komentar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *